Air Jernih
Ministry of Healing, p.237. “Dalam keadaan sehat
atau sakit, air bersih adalah satu berkat surga yang paling utama.
Penggunaannya yang tepat akan meningkatkan kesehatan. Itulah minuman yang
disediakan Allah untuk memuaskan rasa haus bagi hewan maupun manusia. Minumlah
air dengan bebas, itu akan menolong memenuhi kebutuhan tubuh dan membantu alam
untuk menangkal penyakit.”
Pentingnya Air di
dalam Tubuh[1]
Hampir semua sistem tubuh yang
penting sangat membutuhkan air.Air membantu untuk:
1.
Mengatur suhu tubuh
2.
Melumasi sendi
3.
Mengurangi beban pada ginjal dan hati melalui
pembuangan produk limbah
4.
Membawah nutrisi dan oksigen ke sel-sel
5.
Melarut mineral dan nutrisi yang lain agar bisa
di pakai oleh tubuh
6.
Mencegah konstipasi
7.
Melindungi organ-organ dan jaringan-jaringan
8.
Melembabkan jaringan-jaringan (mata, hidung,
mulut, dll.)
Berapa Banyak yang
kita Butuhkan?[2]
Saat kita dilahirkan sekitar 75% dari total berat kita
adalah air. Semakin kita berusia persentase ini menurun. Rata-rata orang dewasa
dengan 154 pound (70 kg) mengandung sekitar 40 liter air (sekitar 57% dari
total berat badan). Darah adalah sekitar 92% air. Ginjal memproses sekitar 180
liter (47,5 galon) darah per hari. Jika banyak air di dalam darah hilang, dalam proses
ini kita butuh untuk minum kurang lebih 7,5 liter air per jam untuk
menggantikan air yang terbuang. Pencipta kita menciptakan kita dengan cara yang
luar biasa sehingga 99% penyaringan dapat diserap kembali sehingga sisanya
hanya 1,5-2 liter yang terbuang melalui air kencing.Kita juga kehilangan
air dari pernapasan, buang besar, dan keringat –dengan total sekitar 10 sampai
12 cangkir.Menurut pilihan diet kita, kita bisa mendapatkan antara 2 hingga 4
cangkir air dari makanan.Oleh karena itu kita harus minum sekitar 8 sampai 10
gelas air per hari (atau sekitar satu ons untuk setiap kilogram berat badan
kita) untuk tetap terhidrasi dengan baik.Cara terbaik untuk menentukan apakah
kita minum air yang cukup adalah minum air sampai urin kita terjaga bening.
Bagaimana mendapatkan asupan air sepanjang hari? Saran kami
adalah: setelah bangun minum 2 gelas air (air hangat akan membantu fungsi usus menjadi
teratur). Tunggu 2 jam setelah sarapan dan minum 3 gelas sebelum makan siang
(berhenti minum sekitar 30 menit sebelum makan siang sehingga cairan lambung
Anda tidak diencerkan ketika Anda makan). Tunggu 2 jam setelah makan siang dan
minum 3 gelas sebelum makan malam ringan. (Sekali lagi, ingat untuk berhenti 30
menit sebelum makan.)
Minum sambil makan?-“Makin
banyak cairan yang dimasukkan dalam lambung bersama makanan, makin sulit bagi
makanan itu dicerna, karena cairan itu harus terlebih dahulu di serap. Jangan makan terlalu banyak garam; tinggalkan
bumbu acar; hindari makanan pedas masuk lambung; makanlah buah dengan hidangan, dan rangsangan
untuk minum banyak akan berhenti. Tetapi
bila dibutuhkan untuk meredakan haus, air jernih adalah apa yang dibutuhkan
tubuh. Jangan pernah minum, teh, kopi,
bir, wine dan minuman beralkohol.”
Counsels on Health, p. 120.
Dehidrasi
Kebanyakan orang mungkin tidak mendapatkan air yang cukup air
dan mengalami dehidrasi yang kronis.Dehidrasi berat sangat serius dan
berpotensi mengancam nyawa.
Tanda-tanda Dehidrasi
yang sedang
·
Mulut kering, lengket.
·
Ngantuk atau kelelahan
·
Haus
·
Kurang air seni – bagi bayi selama 3 jam popok
kering dan bagi anak-anak yang lebih besar 8 jam tanpa kencing.
·
Sedikit atau tidak ada air mata waktu menangis
·
Kulit kering
·
Sakit kepala
·
Sembelit
·
Pusing atau kepala terasa ringan.
Pengunaan Air di Luar
Healthful Living,
p. 192. “Sering mandi sangan bermanfaat,
khususnya malam hari sebelum tidur, atau waktu bangun pagi.Hanya butuh waktu
sedikit memandikan anak, dan menggosok sampai tubuhnya bercahaya.Ini membawa
darah ke permukaan, melegakan otak.”
3 Testimonies, p.
70. “Mandi membebaskan kulit dari
penumpukan kotoran, yang terus mengumpul, dan membuat kulit lembab dan lentur,
sehingga meningkatkan dan menstabilkan sirkulasi.”
Apakah jelas bahwa air sangat penting untuk kehidupan kita?
Air adalah sumber daya
yang Berharga dan Terbatas.
Hampir 70% dari permukaan bumi ditutupi dengan air, tetapi
hampir 97% dari air itu tidak bisa diminum dan ditemukan di samudera, laut, dan
teluk.Dari cadangan air tawar 68% terkunci dalam es dan gletser dan 30% berada
di tanah.Dari air tawar yang tersisa, sungai adalah sumber utama air
yanggunakan orang-orang tapi air ini hanya membuat 0,006% dari jumlah total air
tawar.
Dari Program PBB Aksi pada tahun 1992 diperkirakan bahwa
"80% dari semua penyakit dan lebih dari sepertiga dari kematian di negara-negara
berkembang disebabkan oleh pemakaian air yang terkontaminasi."[3]
Bagaimana
Menjaga Sumber Air Kita
1.
Membuang sampah di tempat yang benar.
a.
Sampah: Mengurangi, Memakai ulang, dan Mendaur
ulang sebisa mungkin.Sampah dan kimia Sampah dan bahan kimia yang dibuang di
tanah dapat berakhir di dalam saluran-saluran kita, selokan, dan sungai.
Buanglah mereka di tempat yang benar. Jangan membakar plastik. "Membakar
bahkan sejumlah kecil dari plastik atau karet membuat bahan kimia beracun
seperti dioxin, furan, dan PCB yang menyebabkan banyak masalah kesehatan.” [4]
b.
Obat yang tidak diinginkan: Ada banyak bahaya
dari pembuangan obat ke toilet atau saluran pembuangan. "Hal ini dapat
menyebabkan pencemaran air limbah, yang telah terbukti unutk menyebabkan efek
yang buruk terhadap ikan dan satwa liar lainnya di air..”[5][RB1]
c.
Kotoran Manusia: "Setiap hari, ada 2 juta
ton kotoran manusia yang dibuang di aliran air." Daripada mencemari air
dan menggunakan metode yang tidak baik untuk membuang kotoran itu akan lebih
baik jika semua kotoran manusia dibuang dengan benar (di pabrik pengolahan
limbah, kakus, atau hanya menguburnya menurut Ulangan 23:13).
2.
Mendorong industri
untuk membangun strategi yang baik untuk menangani produk limbah.
a.
“Di negara-negara
berkembang, 70 persen limbah industri dibuang ke perairan di mana mereka
mencemari pasokan air yang dapat digunakan.”Error! Bookmark not defined.
3.
Mengadopsi teknik
pertanian yang baik (organik)
a.
Banyak pupuk kimia, teknik penyebaran
pupuk, pestisida, dan cucuran air dari kandang hewan mencemari persediaan air
kita. Penebangan kayu dengan jelas juga merusak daerah aliran sungai dan dapat
menyebabkan erosi dan menghancurkan polusi sedimen. "Pertanian juga
dikutip sebagai penyebab utama pencemaran air tanah di Amerika Serikat.” [6]
Sinar Mata Hari yang Cukup
Healthful Living,
p. 142. “Jika
semua orang mau menikmati sinar matahari, dan menjemur pakaian di sinar
matahari yang mengeringkan dan memurnikan, jamur bisa dicegah.”
Bible Echo,
February 23, 1903. “Dengan bermain di sinar matahari dan
udara segar, anak-anak akan mendapat kesehatan dan kekuatan pikiran dan
tubuh. Mereka mendapat manfaat rohani
dan jasmani.”
7 Testimonies, p. 76. “Alam
adalah dokter Allah. Udara bersih, sinar matahari yang senang, bunga-bunga
indah dan pohon-pohon, kebun-kebun dan kebun-kebun anggur, dan olahraga di luar
ruangan di tengah lingkungan seperti ini, akanmemberikan kesehatan -
obat mujarab kehidupan. Beraktifitas di luar ruangan adalah satu-satunya obat
yang dibutuhkan oleh banyak orang
sakit.Pengaruhnya sangat kuat untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh
kehidupan modis, kehidupan yang melemahkan dan menghancurkan kekuatan fisik,
mental, dan spiritual.”
Fakta Sinar Matahari 2
·
Berjemur di bawa sinar matahari setiap hari
meningkatkan produksi melatonin (hormone unutk istirahat dan penyegaran)
·
Menguatkan sistem kekebalan tubuh
·
Mengurangi rasa sakit dari sendi-sendi yang
bengkak karena artritis
·
Mengurangi beberapa gejala PMS
·
Menurunkan kadar kolesterol di dalam darah
·
Membantu dalam pembuatan Vitamin D
Mendapatkan Jumlah
yang Cukup2
·
Menjemur wajah dan tangan dalam beberapa menit
setiap hari akan menghasilkan semua vitamin D yang Anda butuhkan
·
Mencoklatkan kulit yang moderat melindungi kita
dari kerusakan kulit
·
Orang-orang yang mempunyai kulit yang lebih
gelap membutuhkan lebih banyak matahari dibandingkan dengan orang-orang yang
empunyai kulit yang putih
·
PERINGATAN! Sinar matahari yang berlebihan dan
pembakaran dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
Keterangan tentang Vitamin
D
·
Vitamin
D adalah
vitamin yang larut dalam lemak yang membantu supaya kalsium bisa di serap,
sangat penting untuk mendapatkan tulang yang kuat.
·
Tugas lainnya di dalam tubuh kita adalah: Mengatur pertumbuhan sel (membantu untuk mengurangi timbulnya
kanker),membantu fungsi neuromuscular
danimun, dan mengurangi peradangan.[7]
·
Beberapa penelitian menemukan bahwa vitamin D sangat
penting untuk mencegah penyakit jantung, diabet, kanker, infeksi, dan penyakit
autoimun.[8]
·
Hanya sedikit makanan yang mengandung vitamin D.
Vitamin D terutama ditemukan dalam daging ikan yang berlemak. Beberapa jamur
mengandung sejumlah kecil. Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin D adalah
melalui reaksi radiasi UV dari matahari. "Telah diusulkan oleh beberapa
peneliti vitamin D, misalnya, bahwa kira-kira 5-30 menit untuk menjemur wajah,
lengan, kaki, atau punggung tanpa sunscreen di bawah sinar matahari dari jam 10:00-3:00
setidaknya dua kali seminggu biasanya menghasilkan vitamin D yang cukup."10
·
Jika kadar darah rendah (<30 nmol / L atau
<12 ng / mL) suplemen disarankan. Hubungi dokter Anda untuk menentukan dosis
yang cukup untuk meningkatkan kadar Vitamin D di dalam darah Anda.
[1]Mayo
Clinic. (2012). Functions of water in
the body. Retrieved from
http://www.mayoclinic.com/health/medical/IM00594
[2]Diehl,
H. & Ludington, A. (2000). Health
Power. Hagerstown, MD: Review and Herald.
[3]Yassi,
A., Kjellstrom, T., de Kok, T. & Guidotti, T. (2001).
Basic Environmental Health: Water
and Sanitation. New York: Oxford University Press.
[4]Conant,
J. and Fadem, P. (2008).A Community Guide
to Environmental Health: Getting Rid of Trash Safely. California: Hesperian Foundation.
[5]Minnesota
Pollution Control Agency. (2012). Pharmaceutical Waste: Disposing of Unwanted Medications. Retrieved from
http://www.pca.state.mn.us/index.php/living-green/living-green-citizen/household-hazardous-waste/pharmaceutical-waste-disposing-of-unwanted-medications.html
[6]Natural
Resources Management and Environment Department. (2012).
Chapter 1: Introduction to Agricultural Water Pollution. Retrieved from
http://www.fao.org/docrep/W2598E/w2598e04.htm
[7]
Office of Dietary Supplements: National Institutes of Health. (2012). Dietary
Supplement Fact Sheet: Vitamin D.
Retrieved from
http://ods.od.nih.gov/factsheets/vitamind-HealthProfessional/
[8]
Manson, J. (2010). New IOM Report on Vitamin D Intakes: What Clinicians Need to Know. Retrieved from http://www.medscape.com/viewarticle/733856?src=ptalk
[RB1]In
many cases in the developed world the best idea may be to take the medicine
back to the pharmacy and let them dispose of it. In developing countries unneeded medication
should be buried far away from water supplies.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar