Istirahat
Kita hidup di serba cepat, masyarakat yang sibuk dan orang-orang
di mana-mana mencari istirahat.Orang-orang bertahan sampai larut malam dan
bangun lebih awal karena terburu-buru untuk bekerja. Toko biasanya buka 24 jam
per hari, 7 hari seminggu. Hiburan, ditambah dengan teknologi yang menggoda
kita untuk tetap sibuk sepanjang waktu dengan internet dan email. Yesus
meramalkan tuntutan hidup pada abad ke-21 dan tahu bahwa kita akan membutuhkan
istirahat. Perhatikan firman-Nya:
Matius
11:28.“Marilah
kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan
kepadamu.”
3 Jenis Istirahat yang
dibutuhkan
1.
Istirahat
Seharian.
a. Tidur- Orang biasa akan menghabiskan
sekitar 1/3 dari hidup mereka untuk tidur. Apakah itu membuang-buang waktu?
Tidak! Kenapa? Karena siang hari tubuh kita berurusan dengan banyak stres dan
perlu kualitas tidur untuk memulihkan, meremajakan, dan mengembalikan semangat
untuk hari berikutnya. Perhatikan pernyataan berikut dari Dr James Maas,
profesor di Cornell University:
“Tidur bukanlah padang gurun yang luas tanpa aktifitas.Otak
yang sedang tidur sangat aktif di berbagai waktu sepanjang malam, melakukan
berbagai tugas secara fisiologis, neurologis, dan biokimia.Ini adalah penting
untuk segala sesuatu dari mempertahankan kehidupan sampai mengatur dan
meningkatkan pemikiran dan memori.”[i]
·
Memberikan tubuh waktu untuk pemulihan. Produk
limbah dibuang, perbaikan dilakukan, enzim diisi ulang, energi dikembalikan.
·
Membantu dalam penyembuhan luka, infeksi dan
serangan lain pada tubuh, termasuk stres dan trauma emosional.
·
Istirahat memperkuatkan sistem kekebalan tubuh
Anda, membantu melindungi Anda dari penyakit.
·
Istirahat yang tepat dapat memperpanjang hidup
Anda. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang secara teratur
tidur tujuh sampai delapan jam setiap malam memiliki tingkat kematian lebih
rendah daripada mereka yang rata-rata kurang dari tujuh jam atau yang tidur
lebih lama.
c.
Berapa
banyak waktu jam yang kita butuhkan untuk tidur?2
i.
Bayi yang baru lahir: 16-20 jam
ii.
Anak-anak kecil: 10-12 jam
iii.
Orang dewasa: 7-8 jam
d.
Utang
Tidur: [iii]Untuk
setiap jam tidur yang sudah kita lewatkan setiap malam, kita bertambah utang
tidur yang harus dilunasi atau kita akan mengalami akibat kesehatannya.
Efek Utang Tidur:
1) Menurunkan daya tahan, 2) melemahkan sistem kekebalan tubuh, 3) menurunkan efisiensi
mental, 4) kesulitan berkonsentrasi, 5) kehilangan memori jangka pendek, 6)
gangguan emosi, 7) mudah tersinggung, 8) lebih rentan terhadap kecelakaan, 9)
Berat badan naik, meningkatkan risiko 10) diabetes, 11) penyakit jantung, 12)
dan stroke.
Penyebab Utang Tidur:1)
Televisi dan surfing internet, 2) hiburan dan olahraga, 3) kerja paksa dan
shift-malam, 4) stres dan kecemasan, 5) lingkungan yang bising, 6) penggunaan
obat tertentu, 7) stimulan seperti kafein, 8) gaya hidup
e. Bagaimana tidur lebih baik:
·
Seringlah ambil break selama hari kerja. Jalan-jalan seputar tempat itu, minumlah air,
bernafaslah dalam-dalam.
·
Tiap hari ada olah raga aktif selama 30 sampai
60 menit. Olah raga membuat rileks,
memulihkan tenaga, menolong membasmi depresi, dan menyerang ketegangan saraf.
·
Pertahankan jadwal yang teratur sebisanya untuk
pergi tidur, bangun, makan, dan berolah raga.
Tubuh menjadi subur mengikuti derap yang teratur.
·
Makan hidangan malam paling sedikit 4 jam
sebelum tidur. Perut kosong istirahat
adalah lebih kondusif bagi istirahat yang bermutu.
·
Cobalah tidur sebelum tengah malam.
·
Cobalah mandi air suam, bukan air panas. Ini adalah tehnik relaksasi yang menolong.
·
Hitung berkatmu. Isilah pikiran dengan syukur
dan terima kasih
·
Hati nurani yang bersih dan hati yang bersyukur
adalah bantal untuk ditiduri.
Nasehat yang Dialhami:
Healthful Living,
p. 46. “Alam
akan memulihkan kehidupan dan kekuatannya pada jam-jam tidur, jila
undang-undang nya tidak dilanggar.”
Daughters of God, p. 177.“Buatlah
suatu kebiasaan untuk tidak duduk lagi setelah pukul sembilan.Setiap cahaya
harus dipadamkan.Mengubah malam jadi pagi adalah sebuah kebiasaan yang membawa
sengsara dan merusak kesehatan, dan banyak membaca oleh pekerja-pekerja otak,
sangatlah merusak kesehatan.Ini membuat darah mengalir ke otak lalu terjadi
kegelisahan dan keadaan terjaga, dan tidur yang berharga yang seharusnya
mengistirahatkan tubuh tidak datang saat diinginkan.”
7 Manuscript
Releases, p. 224.“Aku tahu dari kesaksian yang diberikan kepadaku
dari waktu ke waktu, bagi pekerja-pekerja otak, bahwa tidur itu jauh lebih
bernilai sebelum daripada setelah tengan malam. Dua jam tidur yang baik sebelum
pukul 12 lebih bernilai dari pada 4 jam setelah pukul 12…”
2.
Istirahat
Mingguan.
a.
“Sama seperti tubuh memiliki jam alamia
sehari (ritme sirkadian), dia juga memiliki jam mingguan (circaseptan ritme). .
. . Penelitian medis telah menunjukkan irama tersebut dalam rangka berbagai
fungsi fisiologis.”[iv]
b.
Pencipta dan Juruselamat kita yang penuh
kasih menentukan hari Sabat pada saat penciptaan dunia bagi kita untuk masuk ke
dalam persekutuan yang khusus dengan diriNya setiap Hari Ketujuh. Marilah kita
memuji Dia atas pemberianNya yang indah untuk beristirahat. (lihat Kejadian
2:2, 3; Keluaran 20:8-11; Markus 2:27, 28; danYehezkiel 20:20).
Kerinduan Segala Zaman,hal..207.“Pekerjaan surga tidak pernah berhenti, dan
manusia tidak patut berhenti dari pekerjaan berbuat baik. Sabat itu bukanlah
dimaksudkan untuk menjadi suatu waktu untuk pekerjaan yang tidak berguna.
Taurat melarang pekerjaan badani pada hari perhentian Tuhan; pekerjaan
mencahari nafkah haruslah berhenti; tidak ada pekerjaan bagi kesenangan, atau
keuntungan dunia ini yang diizinkan pada hari itu, tetapi sebagaimana Allah
telah berhenti dari pekerjaan‑Nya menjadikan, dan berhenti pada hari Sabat dan
memberkati hari itu, begitu pula manusia harus meninggalkan pekerjaan hidup
setiap hari, dan mengabdikan tiap jam yang suci itu untuk perhentian yang
sehat, berbakti, dan melakukan perbuatan yang suci.”
3.
Rekreasi.
a.
Untuk para pekerja yang bekerja dengan tidak
banyak bergerak, beberapa jam kerja di luar ruangan adalah apa yang mereka
butuhkan untuk pemulihan.
b.
Untuk para pekerja di luar ruangan beberapa
jam pengalihan mental (membaca buku, dll) adalah apa yang mereka butuhkan untuk
pemulihan.
c.
Hari biasa untuk berlibur juga penting.
Membina Pendidikan
Sejati, hal. 211. “Pada zaman ini,
kehidupan sudah bersifat pura-pura, dan manusia semakin merosot. Sementara kita
tidak mungkin kembali sepenuhnya kepada kebiasaan-kebiasaan sederhana dari
orang-orang zaman dulu itu, kita boleh mempelajari dari mereka
pelajaran-pelajaran yang akan membuat waktu-waktu rekreasi kita sesuai dengan
namanya,-- masa-masa yang benar-benar akan membangun tubuh, pikiran dan jiwa.”
Percaya kepada Allah
Penelitian telah menunjukkan bahwa individu yang memiliki,
kepercayaan yang aktif dan teguh kepada Allah memiliki kesehatan yang secara
signifikan lebih baik daripada rekan-rekan mereka yang tidak percaya.4
Beberapa manfaat adalah menurunkan kejadian: 1) tekanan darah
tinggi, 2) masalah kardiovaskular 3) beberapa kanker, 4) depresi, 5) komplikasi
medis, 6) penyakit yang lain, 7) semua penyebab kematian.[v]
Beberapa studi menunjukkan bahwa keyakinan agama meningkatkan
kesehatan fisik.Sebagai contoh, satu studi tentang centenarians (orang yang
hidup sampai 100) menunjukkan bahwa mereka dengan lebih
"keberagamaan" (iman yang aktif) mengalami kesehatan yang secara
signifikan lebih baik secara keseluruhan. Sebuah studi di Universitas Duke
menekankan bahwa mereka yang memiliki keyakinan agama yang kuat memiliki
"tingkat kepuasan hidup dan kebahagiaan pribadi yang lebih besar, dan lebih
sedikit masalah psikososial yang diaakibatkan oleh pengalaman hidup yang
traumatis."
Mazmur
3:5-8.“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan
janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala
lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN
dan jauhilah kejahatan; itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan
tulang-tulangmu.”
Ministry of Healing, p. 119.“Syukur
dan percaya membuka hati kepada kuasa penyembuhan Allah, tenaga dari seluruh
tubuh manusia dihidupkan, dan tenaga hidup menang.”
Counsels on
Health, p. 382. ““Manusia harus memiliki iman dan
bekerja sama dengan kuasa ilahi, menggunakan setiap fasilitas, memanfaatkan
setiap benda yang menguntungkan, sesuai dengan kecerdasannya, bekerja selaras dengan hukum alam; dan dengan
berbuat demikian manusia tidak menyangkal dan menghambat iman.”
Perilaku

Mazmur 17:22.“Hati
yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan
tulang.”
Ministry
of Healing, p. 281. “Rasa terima kasih,
kegembiraan, kebajikan, percaya pada kasih dan pemeliharaan Allah -- semua ini
adalah pelindung kesehatan yang terbesar.Bagi orang Israel inilah dasar
kehidupan.”
Perilaku negatif
mengarah pada Penyakit[vi]
Emosi dan sikap negative
mempromosikan proses peradangan yang berkaitan dengan:
1.
Penuaan
2.
Penyakit Kardiovakular
3.
Osteoporosis
4.
Radang Sendi
5.
Diabetes Tipe 2
6.
Beberapa Kanker
Kebersihan

Imamat
11:44. “Sebab Akulah
TUHAN, Allahmu, maka haruslah kamu menguduskan dirimu dan haruslah kamu kudus,
sebab Aku ini kudus.”
Christian
Temperance and Bible Hygiene, p. 105. “Salah
satu sumber penyakit yang paling berhasil adalah pelanggaran hukum kehidupan
dalam hal kebiasaan pribadi.Ketertiban dan kebersihan adalah hukum surga.”
Ministry of Healing, p. 276.“Kebersihan yang seksama
diperlukan baik untuk kesehatan fisik maupun mental.”
Review and Herald, February 28, 1907.“Kebersihan
bersebelahan dengan kesalehan.”
Apa
yang harus bersih? (lihat Hidup yang Terbaik, p. 276).
Pakaian yang Sopan / Tepat

Apakah pakaian yang kita pakai memiliki efek langsung pada
kesehatan fisik kita? Perhatikan kutipan berikut dari Ellen White:
3 Testimonies, p. 164. “Pengetahuan harus diperoleh dalam cara makan
dan minum dan berpakaian untuk menjaga kesehatan. Penyakit disebabkan oleh
melanggar hukum kesehatan, itu adalah akibat dari melanggar hukum alam.”
Healthful Living, p. 123. “Lima
puluh persen dari penyakit yang diderita oleh perempuan disebabkan oleh pakaian
yang tidak menyehatkan.”
Berpakaian
untuk Kesehatan
1.
Memakai pakaian yang mendukung sirkulasi yang
baik.
Ministry of Healing, p. 293.“Kaki dan tangan, karena letaknya yang jauh dari organ-organ tubuh yang
vital, harus secara khusus terjaga dari kedinginan dengan pakaian yang cukup.
Mustahil mendapatkan kesehatan apabila bagian-bagian tubuh paling ujung
dibiasakan kedinginan; karena jika darah terlalu sedikit di bagian itu berarti
di bagian-bagian tubuh yang lain terdapat darah yang terlalu banyak. Kesehatan
yang sempurna menuntut suatu peredaran darah yang sempurna; tetapi hal ini
tidak bisa diperoleh sementara tiga atau empat kali lipat ketebalan pakaian
dikenakan pada tubuh, di mana organ-organ yang vital terdapat, daripada di kaki
dan tangan.”
2.
Kenakan pakaian untuk memungkinkan respirasi
yang penuh.
Ministry of Healing, p. 292.
“Adalah penting bagi kesehatan agar rongga dada mempunyai cukup ruangan
untuk mengembang seluas-luasnya sehingga paru-paru sanggup bekerja
sepenuhnya.Apabila paru-paru tertekan maka jumlah oksigen yang masuk ke
dalamnya berkurang.Darah tidak mendapatkan kemampuan yang sempurna, dan zat-zat
sampah beracun yang seharusnya dibuang melalui paru-paru tetap berada di situ.Tambahan
pula peredarannya akan terganggu, dan organ-organ dalam tubuh menjadi begitu
berat dan tidak pada tempatnya sehingga organ-organ itu tidak dapat
melaksanakan pekerjaannya dengan semestinya.”
Ministry of Healing, p .293.“Untuk mendapatkan pakaian yang paling menyehatkan, kebutuhan dari
tiap-tiap bagian tubuh harus diperhatikan dengan teliti. Sifat iklim,
lingkungan, kondisi kesehatan, usia, dan pekerjaan semuanya harus
dipertimbangkan. Tiap bagian pakaian harus pas, jangan sampai menghalangi
peredaran darah maupun pernapasan yang bebas, longgar dan alami.Apapun yang
dipakai haruslah longgar sehingga bila kedua lengan diangkat maka pakaian itu
akan turut terangkat juga.”
Kesucian Hidup
Banyak orang teliti di seluruh dunia memprihatin tentang
moralitas kemanusiaan.Tampaknya kita dibombardir oleh godaan sensual dan yang
tidak murni.Walaupun ada serangan ini marilah kita merenungkan tentang Allah
dan rencana-Nya yang indah untuk membantu umat-Nya tetap murni di tengah-tengah
kenajisan. Perhatikan ayat-ayat berikut:
1 Yohanes 3:3. “Setiap
orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia
yang adalah suci.”
Filipi 4:8.
“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia,
semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar,
semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”
5 Testimonies, p. 443.“Udara
dan air murni, kebersihan, diet yang tepat, kesucian hidup, dan kepercayaan
yang teguh kepada Allah adalah obat dimana ribuan orang sekarat karena
kekurangannya.”
Bagaimanakah
kita dapat memperoleh kemurnian ini?
Signs
of the Times, April 21, 1881.“Kemurnian hati akan menyebabkan kemurnian
kehidupan.”
Oleh karena itu, kita harus
memiliki pengalaman yang Yehezkiel sebutkan dalam pasal 36:
Yehezkiel 36:26.“Kamu
akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan
menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.”
[i]
Maas, J. (2001). Power Sleep: The Revolutionary Program That Prepares Your
Mind For Peak Perfomance, p. 6. New
York: Villard.
[ii]Diehl,
H. & Ludington, A. (2001).Health
Power. Hagerstown, Maryland: Review
and Herald Publishing Association.
[iii]Harvard
Medical School. (2007). Repaying Your Sleep Debt. Retrieved from http://www.health.harvard.edu/fhg/updates/Repaying-your-sleep-debt.shtml
[iv]
Nedley, N. (1999). Proof Positive: Chapter 20,
Beyond The Leading Causes Of Death.
Oklahoma, Nedley Publishing.
[v]Seeman,
T., Dubin, L. & Seeman, M.
(2003). Religiosity/spirituality and health: A critical review of the evidence
for biological pathways.American Psychologist, Vol 58(1), 53-63. doi: 10.1037/0003-066X.58.1.53
[vi] Kiecolt-Glaser, J., McGuire, L.,
Robles, T. & Glaser, R. (2002).
Psychoneuroimmunology:
Psychological influences on immune function and health.Journal of Consulting and
Clinical Psychology, Vol
70(3), 537-547.
[RB1]In
2010, Americans generated about 250 million tons of trash and recycled and
composted over 85 million tons of this material, equivalent to a 34.1 percent
recycling rate . On average, we recycled and composted 1.51 pounds of our
individual waste generation of 4.43 pounds per person per day
[RB2]Consider
including: A study released last week in the Journal of Applied Physiology
revealed that women who habitually wear high heels are at risk for permanent physiological
damage to their knees, hips, back and tendons -- and damage can be seen in
women as young as 25 years old. That's because high heels force the wearer to
place all of her body weight on the ball of the foot, compromising stability.
This, in turn, makes her compensate for the instability by pushing her knees
and hips forward and arching her back -- an unnatural posture. What's more,
that changed gait remains even when the heel wearer removes her shoes. http://well.blogs.nytimes.com/2012/01/25/scientists-look-at-the-dangers-of-high-heels/



