Rencana Allah yang Mula-mula
![]() |
| Adam dan Hawa |
Yesaya 43:7. “…Semua orang yang disebutkan
nama-Ku yang Kuciptakan untuk kemuliaan-Ku, yang Kubentuk dan yang juga
Kujadikan!”
Education, p. 15.“Ketika
Adam lahir dari tangan Pencipta, ia membawa dalam tubuh, pikiran, dan rohaninya
sifat yang serupa dengan Khaliknya…dan adalah maksud-Nya supaya semakin lama
manusia hidup semakin penuh ia harus menyatakan citra ini-semakin penuh
memantulkan kemuliaan Pencipta.Kemampuannya dapat berkembang; kemampuan dan
kekuatannya terusnya bertambah-tambah.”
Review and Herald,
February 11, 1902 par. 1.“Seluruh surga mengambil minat yang dalam dan
menyenangkan dalam penciptaan dunia dan manusia.Manusia adalah suatu ciptaan
yang baru dan berbeda.Mereka dibuat "menurut gambar Allah," dan
adalah rancangan Sang Pencipta untuk mereka mendiami bumi. Mereka akan hidup
dalam persekutuan yang erat dengan surga, menerima kuasa dari Sumber segala
kekuasaan. Dikuatkan oleh Allah, mereka akan hidup tanpa dosa.”
Kejadian 1:31.“Maka
Tuhan melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik.”
Manusia itu sempurna ketika ia lahir dari tangan Sang
Pencipta-Nya—tanpa noda sedikitpun dari kutukan. Dia tidak pernah sakit, tidak
pernah mengalami nyeri, dan tidak punya pengetahuan tentang penuaan atau
kematian.Setelah dosa masuk, hal-halnya berubah menjadi buruk-secara rohani,
mental, dan fisik.
Akibat Dosa
Kematian - Kejadian 2:17. “sebab pada
hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”
Kutuk–Kejadian
3:16-18. “Firman-Nya kepada
perempuan itu: Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak…Lalu
Firman-Nya kepada manusia itu: …maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan
bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah…Semak duri dan rumput
duri yang akan dihasilkannya bagimu.”
Gambar Tuhan dirusak
- “Melalui dosa keserupaan dengan Ilahi itu telah rusak dan nyaris
terhapus.Kekuatan tubuh manusia menjadi lemah, kemampuan pikirannya berkurang,
penglihatan rohaninya sirna.Ia telah mejadi pokok kematian.” Membina Pendidikan Sejati, hal.15.
Allah bisa saja menghancurkan kemanusiaan segera setelah
pemberontakan mereka, namun kasih-Nya begitu besar sehingga Dia menyerahkan
diri-Nya untuk penebusan kita.Namun, Dia tidak hanya ingin menebus kita secara
rohani, tetapi juga secara fisik, mental, dan emosional.
Pemulihan yang Sempurna Direncanakan
Yohanes 10:10b – “Aku datang, supaya mereka
mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”
3 Yohanes 2 – “Saudaraku yang kekasih, aku
berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama
seperti jiwamu baik-baik saja.”
1 Tesalonika 5:23. “Semoga Allah damai sejahtera
menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara
sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.”
Reflecting
Christ, p. 137.“Karena pikiran dan jiwa diekspresikan melalui tubuh,
maka kekuatan pikiran dan rohani sangat bergantung kepada kekuatan dan kegiatan
jasmani; apa saja yang meningkatkan kesehatan jasmani juga menguatkan pikiran
dan karakter yang seimbang.Tanpa kesehatan, tidak seorangpun dapat mengerti
dengan jelas dan sempurna bagaimana memenuhi kewajibannya bagi dirinya, bagi
sesamanya, atau bagi Penciptanya.Jadi kesehatan harus diawasi dengan setia
sebagaimana mengawasi karakter.”
My Life Today, p. 141.“Semakin
anda mengikuti hukum kesehatan dengan baik, semakin jelas anda dapat mengenal
godaan, dan melawan godaan-godaan tersebut, dan lebih jelas anda dapat mengenal
nilai hal-hal yang menyangkut hidup kekal.”
Ministry
of Healing, p. 130.“Tubuh adalah satu-satunya perantara dengan mana pikiran dan jiwa
dikembangkan untuk pembentukan tabiat.”
Wahyu 21:4. “Dan Dia akan menghapus segala air mata dari
mata mereka, dan maut tidak akan nada lagi; tidak aka nada lagi perkabungan,
atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah
berlalu.”
Yesaya 65:17.“Sebab
sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang
dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati.”
Membina Pendidikan
Sejati hal.11.“Untuk memulihkan manusia pada citra Khaliknya, untuk
mengembalikannya kepada kesempurnaan di mana ia diciptakan, untuk meningkatkan
perkembangan tubuh, pikiran dan jiwa, sehingga maksud ilahi dalam
menciptakannya dapat diwujudkan—inilah pekerjaan penebusan itu.”
Ibadah kita yang Sejati ialah untuk Memuliakan Tuhan
Roma
12:1. “Karena itu,
sausara-saudara, demi kemurahan Tuhan aku menasihatkan kamu, supaya kamu
mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang
berkenan kepada Tuhan: itu adalah ibadahmu yang sejati.”
1Korintus10:31. “Aku menjawab: Jika engkau makan
atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain,
lakukanlah semuanya itu untuk kenuliaan Tuhan.”
1Korintus
6:19-20.“Atau tisdak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh
Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Tuhan,-dan
bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah
lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Tuhan dengan tubuhmu!”
Counsels on Diet and Food, p.
21.“Allah
menuntut agar tubuh kita diserahkan pada‑Nya sebagai korban yang hidup, bukan
yang mati, atau yang sekarat.Persembahan orang Yahudi itu seharusnya tidak
bercela.Apakah menyenangkan bagi Allah untuk menerima persembahan yang busuk
atau penyakitan?Dia menandaskan bahwa tubuh kita adalah kaabah Roh Kudus.Dia
menghendaki kita untuk memelihara kaabah ini agar itu menjadi tempat tinggal
yang cocok bagi Roh-Nya. Rasul Paulus memberikan nasihat ini kepada kita:
"Kamu bukan milik kamu sendiri. Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah
lunas dibayar.Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu."Semua orang harus
berusaha untuk memelihara tubuh dalam kondisi sehat, agar mereka dapat melayani
Allah dengan sempurna dan melakukan tugasnya dengan baik dalam lingkungan
keluarga dan masyarakat.”
Tugas Pertama Kita
Kita tahu bahwa ada hukum-hukum
dasar yang mengatur alam semesta (gravitasi, gerakan, termodinamika, dll) Ada
hukum juga yang mengatur tubuh kita dan juga kesehatan kita. Perhatikan apa
yang Ellen White tuliskan:
3 Testimonies, p. 164. “Kewajiban kita yang pertama, yang kita
berhutang kepada Allah, kepada diri kita sendiri, dan kepada sesama manusia, adalah menuruti hukum-hukum Allah, termasuk hukum-hukum kesehatan.”
Pencegahan Penyakit adalah Tujuan Kita yang Pertama dan Paling Penting
9 Testimonies, p.
161. “Ajarkan kepada orang-orang
bahwa adalah lebih baik untuk mengetahui bagaimana menjaga supaya kita tetap
sehat daripada bagaimana untuk menyembuhkan penyakit.”
Review and Herald,
April 2, 1914. “Saya telah
diperlihatkan bahwa sejumlah besar dari penderitaan bisa diselamatkan jika
semua akan bekerja untuk mencegah penyakit, dengan ketat menuruti hukum
kesehatan .... Banyak telah berharap bahwa Allah akan menjaga mereka dari
penyakit hanya karena mereka telah meminta Dia untuk melakukannya. Tapi Tuhan
tidak menganggap doa mereka karena iman mereka tidak dibuat sempurna oleh
perbuatan. Tuhan tidak akan membuat keajaiban untuk menjaga dari penyakit mereka
yang tidak peduli untuk diri mereka sendiri, tetapi terus melanggar hukum
kesehatan, dan tidak berusaha untuk mencegah penyakit. Ketika kita melakukan
semua yang kita bisa untuk kita memiliki kesehatan, maka kita bisa mengharapkan
hasil yang diberkati, dan kita bisa meminta Tuhan dalam iman untuk memberkati
usaha kita mempertahankan kesehatan. Dia kemudian akan menjawab doa kita,
jikalau namaNya dapat dimuliakan demikian. Tapi biarkan semua memahami bahwa
mereka memiliki pekerjaan yang harus dilakukan.Tuhan tidak akan bekerja secara
ajaib untuk menjaga kesehatan orang-orang yang mengambil jalan yang akan
membuat diri mereka sakit, oleh ketidak perhatian mereka pada hukum kesehatan.”
Pengobatan untuk Penyakit
Hukum kesehatan tidak hanya
menjaga kesehatan dan melindungi kita terhadap penyakit tetapi mereka juga
adalah obat yang ampuh untuk memulihkan kesehatan.
5
Testimonies, p. 443.“Pengobatan Allah adalah lembaga sederhana dari alam
yang tidak akan membebani atau melemahkan sistem melalui sifat mereka yang kuat.
Udara murni dan air, kebersihan, diet yang tepat, kesucian hidup, dan
kepercayaan yang teguh kepada Allah adalah obat yang oleh karena keihlangannya
ribuan orang meninggal, namun obat-obat ini sudah tidak lagi di pakai karena
penggunaan mereka membutuhkan pekerjaan yang orang-orang tidak suka. Udara
segar, olahraga, air murni, dan tempat yang bersih dan indah berada dalam
jangkauan semua dengan biaya yang sedikit.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar